Powered By Blogger

Jumat, 08 Januari 2016

Tugas Bahasa Indonesia 1 - Kalimat Efektif

Tugas 4.1

Kalimat efektif adalah kalimat yang sesuai dengan kaidah bahasa baik ejaan maupun tanda bacanya sehingga mudah dipahami oleh pembaca atau pendengarnya. Dengan kata lain, kalimat efektif mampu  menimbulkan kembali gagasan-gagasan pada pendengar atau pembacanya seperti apa yang dimaksudkan oleh penulis.
Suatu kalimat dapat dikatakan sebagai kalimat efektif jika memiliki beberapa syarat sebagai berikut:
1. Mudah dipahami oleh pendengar atau pembacanya.
2. Tidak menimbulkan kesalahan dalam menafsirkan maksud sang penulis.
3. Menyampaikan pemikiran penulis kepada pembaca atau pendengarnya dengan tepat.
4. Sistematis dan tidak bertele-tele.

Prinsip-Prinsip Kalimat Efektif:

Kalimat efektif memiliki prinsip-prinsip yang harus dipenuhi yaitu kesepadanan, kepararelan, kehematan kata, kecermatan, ketegasan, kepaduan dan kelogisan kalimat. Prinsip-prinsip kalimat efektif tersebut akan diuraikan sebagai berikut:

A.    Kesepadanan Struktur
Kespadanan adalah keseimbangan antara gagasan atau pemikiran dengan struktur bahasa yang dipakai dalam kalimat. Kesepadanan dalam kalimat ini diperlihatkan dengan adanya kesatuan gagasan dan kesatuan pikiran. Ciri-ciri kalimat yang memiliki kesepadanan struktur, yaitu:

1). Memiliki subjek dan predikat yang jelas
Contoh:
Tidak Efektif  : Bagi semua siswa kelas 2 harus mengikuti kegiatan study tour.
Efektif             : Semua siswa kelas 2 harus mengikuti kegiatan study tour.
Untuk menghindari ketidakjelasan subjek, hindarilah pemakaian kata depan (Preposisi) di depan Subjek.

2). Tidak memiliki subjek yang ganda di dalam kalimat tunggal.
Contoh:
Tidak Efektif  : Pembangunan Jalan itu kami dibantu oleh semua warga desa.
Efektif             : Dalam membangun jembatan itu, kami dibantu oleh semua warga desa.

B.     Kepararelan Bentuk
Kalimat efektif memiliki kesamaan bentuk kata yang digunakan di dalam kalimat. Yang dimaksud dengan kesamaan bentuk kata adalah jika kata pertama berbentuk verbaL, maka kata selanjutnya berbentuk verbal. Namun, jika kata pertama berbentuk nomina, maka kata selanjutnya berbentuk nomina.
Contoh:
Tidak Efektif  : Langkah-langkah dalam menulis kalimat efektif adalah memahami, mengetahui,    dan pengaplikasian definisi kalimat efektif.
Efektif             : Langkah-langkah dalam menulis kalimat efektif adalah memahami, mengetahui,   dan mengaplikasikan definisi kalimat efektif.

Tugas 4.2

Ubahlah kalimat berikut ini menjadi kalimat efektif :
1. Kepada semua informan penelitian akan mendapatkan 2 macam instrumen yaitu angket dan catatan kegiatan.

2. Di dalam artikel koran itu menyuratkan bahwa sumber daya alam yang bermacam-macam di Indonesia ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

3. Dengan beredarnya internet masuk desa, bermanfaat sekali bagi masyarakat pedesaan.

Jawaban:
1. Semua Informan penelitian akan mendapatkan 2 instrumen, yaitu angket dan catatan kegiatan.

2.  Dalam koran tersebut mengabarkan, bahwa sumber daya alam yang beragam di Indonesia belum dimanfaatkan secara maksimal.

3. Dengan beredarnya internet yang masuk ke desa, sangat bermanfaat bagi masyarakat pedesaan.

DAFTAR PUSTAKA


Soedarso, Speed Reading, Sistem Membaca Cepat dan Efektif. Jakarta : Gramedia, 2000 Wahyudin. Bahasa dan Sastra Indonesia. Bandung : CV Regina, 2005

Kamis, 07 Januari 2016

Tugas softskill Bahasa Indonesia 1 - Tugas 3b Contoh kalimat sinonim, hiponimi, hamoni, polisemi dan antonimi

SINONIM

Bunda = Ibu
Ibu saya seorang PNS
.
Nakal = Bandel
Ayu memeng anak yang bandel

Dusta = Bohong
Jumardi berbohong kepada saya.

Ganteng = Keren
kakak saya orangnya memang keren.

Senang = Gembira
Saya sangat gembira bertemu dengan ibu
.
ANTONIM

Senang >< Sedih
Saya sedih melihat teman saya yang habis putus cinta.

Lapar >< Kenyang
Bangkit sangat kenyang setelah makan ayam goreng.

Laki-laki >< Perempuan
Bude saya melahirkan seorang anak perempuan.

Panas >< Dingin
Cuaca malam ini sangat dingin karena menggunakan AC.

Gemuk >< Kurus
Karena malas makan Irfan keliatan kurus.

HOMONIM

Bulan (dalam kalender), Bulan (nama satelit)
Pada bulan Desember akan di adakan ujian akhir semester.
Malam ini bulan bersinar dengan indah.

Genting (gawat), Genting (atap rumah)
Keadaan masyarakat palestina sekarang sangat genting.
Genting rumah saya bocor akibat terkena angin puting beliung.

Dasar
Dasar Andi anaknya memang nakal.
Dasar Negara kita adalah pancasila.

Bagi (pembagian), Bagi (untuk)
Makanan itu harus di bagi rata.
Bagi mahasiswi Gunadarma diwajibkan memakai jilbab.

Rapat (tidak renggang), Rapat (pertemuan)
Pak guru menyuruh kami rapat dalam barisan upacara bendera.
Besok pagi ada rapat di hotel bumi wiyata.

HOMOFON

Rok (pakaian), Rock (aliran music)
Saya sangat suka music rock.
Ayu memakai rok ke kampus.

Djarum (merek rokok), Jarum (alat untuk menjahit)
Ayah menyuruh saya membeli rokok djarum.
Tangan saya berdarah akibat tertusuk jarum.

Tank (kendaraan perang), Tang (alat perkakas)
TNI latihan menggunakan mobil tank.
Saya butuh tang untuk memperbaiki motor
.
Massa (kerumunan masyarakat), Masa (waktu)
Pencuri itu tewas di keroyok massa.
Saya ingin hidup lebih baik di masa yang akan datang.

Bank(tempat menyimpan uang), Bang(panggilan untuk kakak)
Banyak orang yag menyimpan uangnya di bank.
Bang Toyib masih belum pulang juga, karena belum tiga kali lebaran.

HOMOGRAF

Serang (nama kota), Serang (perang)
Minggu depan saya ingin ke kota Serang yang berada di Banten.
Pasukan itu di serang oleh musuhnya.

Per (benda), Per (pembagian)
Per sepeda itu bekerja dengan baik.
Mahasiswa harus membayar uang bangunan per semester.

Tahu(makanan), Tahu(mengetahui)
Irfan tidak suka makan tahu.
Saya tahu tentang pelajaran ini.

POLISEMI

Memeluk
Keluarga saya memeluk agama islam.
saya sangat ingin memeluk ibu saya.

Kepala
Tiap kepala di wajibkan membayar uang pajak.
Ayah saya adalah seorang kepala sekolah.

Mata
Mata saya perih terkena debu.
Polisi itu menjadi mata-mata bandar narkoba.

Tangan
Tangan Andri terluka terkena pisau.
Ayah saya menjadi tangan kanan presiden.

Darah
Kepala Opik penuh darah akibat terbentur.
Saya dan Rahmet memiliki hubungan darah.

HIPERNIM DAN HIPONIM
HIPERNIM                      : Setan
HIPONIM                         : Tuyul, kuntilanak, pocong, sundel bolong, dsb.
HIPERNIM                       : Buah
HIPONIM                          : Mangga, apel. anggur, jambu, jeruk, dsb.
HIPERNIM                       : Hewan
HIPONIM                         : Ayam, kambing, sapi, harimau, singa, dsb.
HIPERNIM                       : Kendaraan
HIPONIM                          : Mobil, motor, sepeda, becak, dsb.
HIPERNIM                       : Handphone
 HIPONIM                         : Nokia, motorola, samsung, asus, dsb




Tugas Bahasa Indonesia 1 - Tugas 3a

Undangan Rapat
"Pembahasan Kurikulum Bahasa Indonesia "
Universitas Gunadarma

Nomor            : 018/UG/V/2015
Lampiran        : -
Perihal            : Undangan Rapat

Kepada Yth :
Dosen Mata Kuliah Bahasa Indonesia
Di tempat.
Salam hormat,
         Segala puji dan syukur kepada Tuhan yang Maha Esa karena atas rahmat yang telah diberikan kepada kita dalam keadaan sehat dan semoga selalu mendapat perlindungan dari-Nya. Sehubungan dengan surat ini maka Panitia akan mengadakan Acara Seminar dengan tema “Pembahasan Kurikulum Bahasa Indonesia”, kami selaku koordinator mata kuliah mengundang Seluruh Dosen Universitas Gunadarma untuk menghadiri rapat yang diadakan pada :
Hari/Tanggal           : Senin, 28 Desember 2015.
Waktu                         : 09.00  - 12.00 WIB
Tempat                       : Auditorium Universitas Gunadarma gedung 4, lt. 6, Margonda, Depok.
Demikian undangan ini telah kami sampaikan, mengingat pentingnya acara ini maka kehadiran Bapak/Ibu selaku Dosen Mata Kuliah Bahasa Indonesia untuk hadir tepat pada waktunya. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
      Hormat kami,

  Koordinator Mata Kuliah                                                                                 Mengetahui


    Wanda Vernandhes                                                                         Prof. Dr. E. S Margianti, SE.,MM